Kebun Raya Bogor bagi saya tempat yang istimewa. Bukan hanya istimewa ditinjau dari sudut ilmu pengetahuan yang banyak bisa kita gali disana namun juga istimewa karena Kebun Raya banyak menyimpan kenangan semasa saya sekolah di SMA, saat saya sering berkunjung ke tempat ini bersama teman-teman. Baik itu kunjungan yang diorganisir oleh sekolah, sebagai bagian dari program study tour, atau juga kunjungan yang bersifat asal jalan saja bersama teman-teman dekat. Kunjungan-kunjungan yang berlangsung  pada tahun 80-an awal.

Saat libur lebaran kemarin saya ke Kebun Raya, tanpa terasa puluhan tahun silam terakhir kesini dan saat ini mengunjunginya kembali.  Ibaratnya, bagai teman lama yang kurang lebih telah 34 tahun berpisah akhirnya berjumpa kembali. Bagai kerinduan yang menumpuk tertahankan, saatnya untuk ditumpahkan.

Bagaimana situasi Kebun Raya disaat libur Lebaran ini? Berikut saya sajikan kepada sahabat blogger keramaian suasana Kebun Raya saat kunjungan saya kesana…

***

Memasuki area Kebun Raya, saya menemui keramaian yang luar biasa. Luar biasa karena melihat begitu banyaknya pengunjung yang memadati jalan-jalan yang melintas di area dalam. Mungkin di hari libur biasa tidak seramai ini disini.

Pohon-pohon yang tinggi menjulang di sepanjang jalan di area kebun ini dan hamparan rerumputan hijau tetap mempesona.  Berjalan menyusuri jalan ini atau duduk-duduk dipinggir danau buatan atau diatas rerumputan hijau, sambil memuaskan menghirup udara yang demikian segar disini adalah sebagian dari pilihan yang dapat dengan bebas kita lakukan didalam area kebun ini.

Menatap Istana Negara dari Kebun Raya..

Tugu Lady Raffles

Didalam area Kebun Raya ada tugu yang menarik untuk saya amati lebih dekat. Tugu ini bernama Tugu Lady Raffles atau disebut juga sebagai Lady Raffles Monument. Bangunan indah ini didirikan oleh Raffles untuk mengenang istri tercintanya, Olivia Mariamne Raffles, yang meninggal di Bogor pada 26 November 1814, pada usia 43 tahun, karena sakit malaria. Tugu ini pernah hancur karena serangan angin pada 4 Januari 1970 dan selesai direkontruksi kembali pada 17 Agustus 1970.

Raffles, bernama lengkap Sir Thomas Standford Raffles, adalah seorang Letnan Gubernur Inggris di Pulau Jawa periode 1811 – 1816. Pada tugu ini tertulis nama Buitenzorg, sebutan untuk kota Bogor pada saat itu.

Museum Zoologi

Bila di area Kebun Raya kita dapat melihat, memperhatikan dan mempelajari berbagai pepohonan yang tumbuh di alam Indonesia ini, maka di Museum Zoologi kita dapat melihat berbagau fauna yang hidup di negeri kita ini.

Berbagai jenis binatang-binatang yang telah diawetkan ini disimpan dengan rapi pada tempat-tempat berkaca. Hal yang memberikan keleluasaan bagi segenap pengumjung museum ini untuk memperhatikan berbagai binatang-binatang itu dari dekat. Sebagian kecil suasana Museum Zoologi saya sampaikan dalam foto-foto dibawah ini.

Ada satu ruangan di Museum Zoologi ini yang didedikasikan untuk menyimpan kerangka Paus Biru, skeleton of Blue Whale. Melihat panjang dan besarnya kerangka ikan Paus Biru, kita bisa berimajinasi dan membayangkan betapa besarnya ikan Paus Biru ini dalam bentuk aslinya.

Dari catatan yang ada dekat kerangka ini, dapat diketahui bahwa ikan Paus Biru ini ditemukan mati terdampar di pantai Pameungpeuk, Priangan Selatan, pada Desember 1916. Paus Biru ini memiliki panjang sekitar 25 – 26,2 meter, dan ketika dewasa beratnya bisa mencapai 100 – 120 ton. Luar biasa betapa besarnya ukuran ikan Paus Biru ini.

Garden Shop

Bagi yang hoby tanam-menanam, bolehlah mampir di Garden Shop ini. Disini tersedia benih-benih tanaman yang sudah dikemas dalam bentuk kemasan yang cantik. Selain itu juga tersedia paket cendramata, seperti misalnya berbagai kerajinan tangan yang terbuat dari bambu.

Cukup menarik juga mengamati bagian dalam Garden Shop ini…

***

Kebun Raya Bogor selain merupakan tempat yang baik untuk berekreasi, karena kenyamanan tempatnya dan kesegaran udara sejuknya, tentu tidak bisa demikian saja dilepaskan dengan sarana pembelajaran dan berbagai pengetahuan yang dapat kita peroleh dari tempat ini. Namun, dengan mengunjunginya, secara garis besar kita akan lebih menyadari betapa kayanya kandungan alam negeri kita ini. Hal ini setidaknya tercermin dari demikian banyak ragam flora yang tertanam di Kebun Raya ini dan demikian banyak ragam fauna, seperti yang dapat kita saksikan di Museum Zoologi.

Sahabat blogger, sekali-sekali berkunjunglah ke tempat yang begitu memukau ini, Kebun Raya Bogor

Bekasi, 13 Agustus 2014

Iklan