Upacara 17-an di Sukabumi

Hari Minggu kemarin tepat tanggal 17 Agustus, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-69 negeri kita tercinta ini. Dirgahayu Republik Indonesia…

Berbagai cara masyarakat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan ini. Hal yang sudah biasa melihat berbagai hiasan-hiasan yang bertebaran memenuhi ruang lingkungan sekitar kita tinggal. Dengan swadayanya sendiri anggota-anggota masyarakat bergeliat menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan ini. Demikian juga dengan upacara-upacara formal yang diadakan oleh badan-badan dan instansi pemerintah menjadi kewajiban yang selalu dilaksanakan.

Di kota Sukabumi, upacara peringatan HUT Kemerdekaan ini dipusatkan di Lapang Merdeka, atau sekarang lengkapnya disebut sebagai Taman Kota Lapang Merdeka. Upacara yang berlangsung mulai sekitar jam 09.30 ini dilaksanakan dengan khidmat.

Berikut sedikit catatan saya tentang pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan yang berlangsung di Lapang Merdeka Sukabumi tersebut. Catatan atas hal-hal menarik seputar pelaksanan upacara dari kacamata seorang blogger, tentunya…

***

Minggu pagi 17 Agustus ini sebetulnya saya ada janji bertemu dengan beberapa sahabat blogger Sukabumi. Rencana awalnya akan jalan-jalan menyusuri sudut-sudut kota Sukabumi, untuk melihat bagaimana masyarakat menyambut hari kemerdekaan ini. Rencana awal ini secara spontan kemudian berubah menjadi semacam terjun memperhatikan detik demi detik pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan yang berlangsung di Lapang Merdeka.

Sekitar jam 06.30 saya sudah berada di sekitar Lapang Merdeka. Janji bertemu memang di halaman Gedung Juang 45, gedung yang letaknya di seberang Lapang Merdeka. Suasana sekitar Gedung Juang 45 masih demikian lengang. Bahkan warung-warung yang berjejer di seberang Gedung Juang 45 pun masih berbenah untuk memulai usahanya.

Demikian juga dengan suasana Lapang Merdeka yang masih sepi dari anggota masyarakat yang biasa melakukan gerak badan bersama disini. Saya pikir memang lapang ini sudah disiapkan untuk upacara, sehingga hari minggu ini tidak terdengar suara hingar bingar musik yang biasa mengiringi anggota masyarakat yang melakukan gerak badan massal. Saya melihat kabut masih menutupi Lapang Merdeka pagi itu.

Lapang Merdeka, pagi dan masih berkabut...

Mereka yang Bersiap…

Sekitar jam 07.30 saya dan tiga orang sahabat blogger Sukabumi menuruni tangga Lapang Merdeka. Disebelah utara lapangan saya melihat anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) sedang bersiap merapikan dirinya masing-masing. Rupanya mereka ini anggota Paskibra senior. Maksud senior disini adalah mereka tahun lalu bertugas sebagai pasukan pengibar bendera. Tahun ini mereka datang sebagai undangan.

Saya sempat memotret juga srikandi-srikandi Paskibra senior ini. Hmmm… Cantik-cantik kan mereka…

Srikandi Paskibra senior...

Disudut lapang lainnya saya melihat pasukan marching band yang sedang mempersiapkan untuk tampil prima saat pelaksanaan upacara nanti. Entah dari jam berapa mereka ini mulai mempersiapkan diri disini. Mungkin sudah agak lama juga bila saya memperhatikan keringat yang memenuhi wajah-wajah mereka ini.

Anggota marching band khusus pemukul drum ini sedang giat bersiap…

Seksi alat tiup tidak ketinggalan juga untuk berlatih dengan serius…

Di bagian lapang lainnya, saya melihat juga kru satu media sedang bersiap meliput upacara peringatan ini. Saya melihat dari nama yang tertulis dibajunya, mereka ini kru dari stasiun televisi lokal ATV Sukabumi. Kalau tidak salah, kru mereka berjumlah 4 orang. Namun, perhatian saya terpaku kepada sang pembawa reportasenya. Mungkin karena ia sepertinya yang paling banyak bicara dibanding anggota kru lainnya. Hal yang wajar, pastinya ia ingin tampil sebaik mungkin pada tayangan reportasenya.

Belakangan saya baru tahu kalau sang pembawa reportase ini bernama Nadya @nadyasnom dan inilah sekilas gaya Nadya saat mempersiapkan reportasenya.

Beberapa pelajar saya lihat tampak duduk menanti pelaksanaan upacara peringatan ini berlangsung. Ada juga yang berdiri dan asyik mengobrol dengan teman-temannya. Ah, bahkan anak-anak pramuka ini sempat berpose lucu saat saya memotretnya…

Menjelang pelaksanaan, satu demi pasukan yang turut mengikuti upacara ini memasuki lapangan. Bagian kiri lapangan ditempati oleh pasukan sepeda ontel yang cukup menarik kostumnya. Sedangkan di bagian kanan lapangan, pasukan marching band telah berbaris dengan sempurna.

Pelaksanaan Upacara

Pelaksanaan upacara dimulai saat komandan upacara memasuki lapangan dan mempersiapkan segenap anggota pasukan yang hadir untuk bersiap mengikuti upacara dengan khidmat.

Puncak upacara peringatan kemerdekaan ini tentunya pada prosesi pengibaran bendera merah-putih. Acara ini dimulai dengan Pasukan Pengibar Bendera memasuki lapangan upacara dari sudut kiri Lapang Merdeka.

Derap langkah tegap mereka tampak demikian semangat saat memasuki lapangan upacara. Dibelakang mereka pasukan pengawal dengan berpakaian baju merah dan celana putih mengikutinya.

Seorang anggota Paskibra dengan membawa nampan, berjalan menaiki podium. Ia menerima bendera yang akan dikibarkan dari Inspektur Upacara, H. Mohamad Muraz, Walikota Sukabumi. Setalah bendera diterima, anggota Paskibra ini mundur selangkah demi selangkah menuruni tangga podium menuju ke anggota Paskibra lainnya yang akan bertugas mengibarkan bendera.

Berjalan mundur saat telah menerima bendera dari Inspektur Upacara.

Berikut rangkaian foto demi foto prosesi pengibaran bendera merah-putih mulai dari diserahkannya bendera kepada anggota Paskibra yang bertugas mengibarkan bendera sampai dengan bendera merah-putih berhasil dikibarkan dengan penghormatan dari seluruh peserta upacara dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Bagian akhir dari upacara peringatan hari kemerdekaan ini diisi dengan pidato menyambut hari ulang tahun kemerdekaan yang disampaikan oleh Inspektur Upacara.

Menyimak pidato yang disampaikan oleh Inspektur Upacara.

Sisi Lain…

Di sudut Lapang Merdeka saya melihat anggota masyarakat yang tampak demikian antusias menghadiri dan mengikuti pelaksanaan upacara peringatan hari kemerdekaan ini. Beberapa rela duduk berpanas-panasan, ada juga yang berpayung. Beberapa duduk pada tempat duduk tembok yang bertingkat di bagian utara Lapang Merdeka.

Pelaksanaan upacara memberikan kegembiraan yang luar biasa, khususnya bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera, yang telah sukses melaksanakan tugasnya mengibarkan bendera dengan lancar sesuai dengan yang direncanakan. Luapan kegembiraan mereka ini tergambar dari berkumpul dan berdiri melingkar anggota Paskibra ini sambil bernyanyi bersama di depan Gedung Juang 45.

Inilah gambaran ungkapan kegembiraan anggota Paskibra…

***

69 tahun sudah negeri kita ini merdeka. Banyak harapan, baik yang terucap maupun tidak, semoga kiranya negeri kita tetap jaya. Kemakmuran, kesejahteraan dan keamanan semogalah semakin terwujud bagi segenap rakyat Indonesia.

Dirgahayu Republik Indonesia…

Bekasi, 19 Agustus 2014

Terima kasih kepada 3 sahabat blogger Sukabumi yang telah bersama-sama selama upacara ini berlangsung, yaitu :  Kang Geri @PelancongID – Kuncen @SukabumiToday, Kang Ferry DP dan Kang Aris @riespandi

29 pemikiran pada “Upacara 17-an di Sukabumi

    • Hehehe…iya nih Mbak hasil kluyuran di Lapang Merdeka pas uapacara 17-an…
      Neng Nadya saya jepret-jepret saja, Sayangnya belum kenal pas jumpa disini…hehehe

      Salam,

  1. tujuh belasan agustusan,,di mana mana upacaranya berlangsung meriah…..senang bisa melihat bangsa ini bisa bersatu dan bergembira saat perayaan tersebut…….
    keep happy blogging always…salam dari Makassar🙂

    • Upacara peringatan yang selalu meriah, penuh khidmat dan sering pula menggetarkan hati, Mas Har…
      Semoga bangsa ini tetap jaya dan tetap bersatu…

      Salam blogger dari Sukabumi…

  2. Ping balik: This Is Our Home | Andy Kaufman's Kavalkade Krew Featuring The Wandering Poet

  3. Satu hal yang saya cermati dari tulisan-tulisan Pak Titik Asa, yakni mampu menuliskannya dengan detail. Sungguh saya suka. Sebagaimana liputan Upacara 17 Agustus di Sukabumi ini, sungguh lengkap sekaligus dengan foto-foto yang bagus. Makasih banyak ya, Pak. Sungguh saya sangat suka.

    • Terima kasih Mas atas perhatiannya pada tulisan-tulisan saya di blog ini.
      Saya kadang kuatir juga menulis agak detil, kuatir akhirnya menjadi semacam bertele-tele. Semoga saja tidak.

      Sekali lagi terima kasih atas perhatian, kunjungan dan komentarnya pada tulisan-tulisan sederhana saya.

      Salam persahabatan,

  4. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Titik Asa…
    Foto-foto di atas menggambarkan semangat patriotik sebahagian rakyat Indonesia di belahan Sukabumi. Tentu dibelahan lain tanah Indonesia juga sama-sama meraikan HUT ke 69, kemerdekaan Indonesia. Saya ucapkan selamat hari merdeka, Dirgahayu Indonesia. Apakah di sana tidak ada pelancaran mengibarkan bendera nasional iya, mas.

    Salam hormat dari Sarikei, Sarawak.🙂

    • Wa’alaikum salam wr. wb, mbak Fatimah,

      Kurang lebih demikianlah mbak, upacara ini menggambarkan juga semangat patriotik dan cinta negeri. Upacara-upacara peringatan ini serentak dilaksanakan diberbagai penjuru tanah air.

      Terima kasih atas ucapan selamatnya, mbak. Adapaun mengenai bendera nasional, tentu dikibarkan pada setiap upacara ini. Hanya bendera pusaka yang dahulu pernah dikibarkan pd tahun 1945 tidak bisa lagi dikibarkan, sebagai gantinya dikibarkan bendera nasional duplikatnya.

      Salam persahabatan selalu,

  5. Ulasan di artikelnya sangat lengkap kang, ngalahin berita di Radar😀. cuma sayang, saya ga di ajak upacara saat itu, kalo terlibat mungkin bisa silaturahim sesama Blogger sukabumi ehhehe😀

    • Haduh Kang tulisan sederhana saya ini sampai dibandingkan dengan tulisan wartawan-wartawan profesional semacam di Radar. Jadi malu nih saya…

      Ketemuan dgn sahabat-sahabat blogger ini atas dasar semacam undangan dadakan yang telah ditulis sebelumnya di grup FB Bumi Blogger, Kang. Jadi begitulah, yang hadr cuma berempat ini. Kapan-kapan kita bertemu di Sukabumi ya Kang.

      Salam,

Sila tinggalkan komentar sahabat disini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s