Betapa Asri Sekolahku…

Bagi yang sudah lepas puluhan tahun dari bangku sekolah, terkadang muncul juga rasa kangen untuk kembali menghirup udara sekolahan, membayangkan kembali saat hari demi hari kita isi bersama dengan teman-teman disana, mengingat-ingat kembali saat di ruang kelas ketika guru-guru mengajar dengan telaten. Berbagai kenangan itu kerap bermain dalam memori kita. Ah ya, setidaknya demikian yang suka saya rasakan.

Hari Sabtu kemarin, 21 Desember 2013, saya mengunjungi SMK Negeri 3 Sukabumi. Sebuah sekolah kejuruan yang menitik-beratkan pada dunia pariwisata. Ini kesempatan pertama saya mengunjungi sekolah ini. Saya sekolah kembali? Bukan. Saya hendak menghadiri acara pembagian raport disana. Si bungsu, yang pernah saya tuliskan di posting yang berjudul Perpisahan Bukan Berarti Berpisah di link ini, sekarang bersekolah disana.

***

SMK Negeri 3 Sukabumi ini terletak di Jalan Kabandungan. Di area ini sebenarnya terdapat dua SMK atau Sekolah Menengah Kejuruan, yaitu SMK Negeri 1, sebuah sekolah kejuruan untuk kelompok Teknologi dan Industri, dan SMK Negeri 3, untuk kelompok Pariwisata. Hal ini dapat terbaca dari plang pintu masuk menuju ke dua SMK ini. Pntu gerbang yang terkesan sempit dengan dikiri-kanannya terdapat beberapa penjual makanan.

Melewati pintu gerbang itu, di sebelah kiri akan kita lihat plang bertuliskan SMK Negeri 3 Sukabumi tertanam di lapangan rumput yang hijau. Plang ini berdiri di samping Edotel, yang merupakan satu dari dua hotel praktek bagi pelajar jurusan Perhotelan.

Berjalan lebih dalam lagi, disebelah kanan terdapat plang besar bertuliskan Anda Memasuki Kawasan Bebas Asap Rokok. Suatu larangan untuk tidak diperbolehkan merokok di sekitar area ini. Di sebelah kiri saya melihat jalan kecil yang lurus menuju Jasmine Hotel. Ini merupakan hotel praktek kedua setelah Edotel yang saya lihat di depan tadi.

Untuk memasuki sekolah SMK Negeri 3, di ujung jalan saya harus belok kiri. Dari jauh terlihat plang SMKN 3 yang merupakan pintu gerbang utama untuk memasuki sekolah ini. Kantor utama terlihat tak jauh dari pintu gerbang ini. Kesan pertama melihat kantor dan halamannya begitu asri. Banyak tanaman tertata dengan baik disini. Ini semakin menambah rasa penasaran saya. Bila diluarnya tampak demikian asri, bagaimana keadaan di dalam area sekolah itu sendiri?

Untuk memasuki sekolah ini, saya melalui pintu samping kantor utama tersebut. Beberapa pelajar dan juga orang tua pelajar yang akan mengambil raport tampak sudah mulai berdatangan. Satu demi satu melalui pintu samping kantor utama ini. Bagi pelajar yang masuk, ada kewajiban untuk mengisi absen kehadiran. Absen ini dilakukan melalui terminal komputer yang diberi nama Sistem Informasi Sekolah. Saya lihat setiap pelajar menggesekkan kartu pelajarnya. Pada kartu pelajar ini selain berisi informasi yang berhubungan dengan pelajar tersebut, juga terdapat barcode. Barcode inilah yang digesekkan ke terminal komputer sebagai cara pencatatan kehadiran pelajar.

Saya menyusuri koridor yang panjang untuk mencapai kelas dimana pembagian raport akan dilaksanakan. Koridor yang tertata rapi, dengan berbagai hiasan baik yang ada di setiap tiangnya maupun pada dindingnya. Disisi luar koridor ini saya lihat tempat duduk yang terbuat dari tembok. Sedangkan di bagian terluar dari koridor ini tampak area kosong yang tertutup rumput yang menghijau. Ini menambah citra keasrian sekolah ini kian menonjol.

Usai melalui koridor panjang tersebut, saya memasuki kelas dimana anak saya sehari-hari belajar. Pembagian raport dilaksanakan di kelas dimana anak kita sehari-hari belajar. Nah, selalu pada acara seperti ini didominasi oleh kaum ibu yang menghadirinya. Entahlah selalu demikian, setidaknya demikian pengamatan saya dari beberapa kali menghadiri acara seperti ini.

Pembagian raport telah usai. Acara resmi sudah selesai. Kini saatnya bagi saya untuk keliling melihat sudut-sudut sekolah ini dengan lebih detil. Beberapa foto saya tampilkan dibawah ini.

Ruang UKS dan sudut sekolah lainnya

Terdapat satu ruang yang penting yang menunjang kelancaran proses belajar-mengajar. Itu adalah ruang UKS atau Usaha Kesehatan Sekolah. Disini dilakukan pemantauan berkala terhadap kesehatan pelajar. Juga dalam keadaan darurat, ruang ini akan berperan dalam hal pertolongan pertama. Selain ruang UKS, beberapa sudut sekolah ini saya sempat foto dan saya sertakan dalam gallery berikut.

Dinding dengan hiasan dan berbagai informasi

Dinding sekolah juga dapat digunakan sebagai media informasi atas hal-hal penting. Dalam hal ini misalnya semacam poster yang berisi Ancaman Kesehatan Remaja. Disamping itu karya-karya siswa dapat pula ditempelkan di dinding, mulai dengan majalah dinding sampai dengan kreasi-kreasi pelajar.

Taman yang asri

Inilah sudut taman-taman yang asri yang berada di dalam area sekolah. Memandangnya sangat menyejukkan mata. Selain taman, ada juga tempat yang khusus dibangun untuk tempat duduk pelajar pada saat jam istirahat berlangsung. Tataplah foto taman-taman sekolah dibawah ini, pasti kesejukkan akan merayap memasuki sanubari…

Beberapa area lain tidak sempat saya foto. Area ini meliputi lapangan olah raga, perpustakaan dan beberapa ruangan praktek. Tapi hal ini semoga tidak mengurangi gambaran akan betapa asri dan tertata baiknya sekolah ini.

***

Saya pikir, lingkungan akan berpengaruh terhadap bagaimana kita berpikir. Lingkungan yang asri dan tertata rapi tentunya akan memberikan ketenangan dan kejernihan pada roses berpikir. Tak salah bila berbagai institusi berusaha menciptakan keasrian dan kerapian lingkungannaya demi memberikan ketenangan dan kejernihan berpikir bagi siapa saja yang menempati institusi tersebut. Institusi itu termasuk sekolah yang merupakan tempat pembibitan generasi penerus bangsa.

Semoga dari sekolah yang berlingkungan asri dan tertata rapi ini dihasilkan generasi muda yang bersih, jujur, pekerja keras dan cerdas sebagai pembangun bangsa ini di masa depan.

Sukabumi, 22 Desember 2013

Iklan