Bapak dan Mesin Tik Kuno

Pernah terlintaskah dalam bayangan sahabat-sahabat blogger sekalian kalau pekerjaan meja yang sering dilaksanakan saat ini, dalam hal ini mengetik, dahulu sepertinya begitu sulit dan melelahkan dalam melakukannya? Mungkin tidak pernah terlintas dalam bayangan maupun pikiran kita karena pekerjaan mengetik sekarang demikian mudah dilakukan. Tinggal buka aplikasi word processing pada pc atau laptop, ketik apa yang... Continue Reading →

Sahabat Lama Dilupakan Jangan

Pada akhirnya, ketika usia semakin bergerak senja, yang namanya sahabat itu memang hanya sedikit tersisa. Konon mempunyai sahabat yang benar-benar sahabat sejumlah jari sebelah tangan saja itu sudah boleh dikatakan banyak. Sahabat-sahabat semasa kecil, semasa sekolah atau semasa kuliah masing-masing berjuang di jalan mereka. Beberapa sempat kembali bertemu, beberapa tidak. Beberapa yang sempat bertemu itu,... Continue Reading →

Potret Keluarga Muda

Salah satu hal positif yang saya temui selama tinggal dikontrakan ini adalah saya banyak memperhatikan beberapa keluarga muda yang tinggal di kontrakan. Suatu hal yang mengingatkan saya ke waktu saya seperti mereka juga. Membangun keluarga tahap demi tahap, dimulai dengan harapan masa depan yang lebih baik disertai upaya dan doa yang tiada putus. Akankah apa... Continue Reading →

Kang Chrisye, Dimana Dirimu?

Saya menyebut akang yang satu ini dengan sebutan Kang Chrisye saja. Entah sudah berapa lama saya mengenal akang ini. Sayangnya perkenalan ini tidak berlanjut ke bentuk persahabatan yang lebih personal. Hanya bentuk perkenalan antara pembeli dan penjual saja. Saya sebagai pembelinya dan Kang Chrisye sebagai penjualnya. Sebenarnya siapa Kang Chrisye ini dan mengapa ia menjadi... Continue Reading →

Mamang Penjual Pisang Ambon

Kadang-kadang saya suka berpikir, kira-kira bahan apa yang hendak saya tuliskan untuk kemudian di posting di blog. Terkadang saya  menemukan momen yang sepertinya menarik. Tapi ketika dicoba ditelaah lebih jauh, seperti ada rasa kurang sreg, seperti hambar, akhirnya momen tersebut urung saya susun menjadi bahan untuk ditulis lebih lanjut. Tapi terkadang saya menemukan satu momen,... Continue Reading →

Pengabdian Mang Deden: 30 Tahun Berjualan Bubur Ayam

Minggu pagi dan jalan kaki, itu semacam kegiatan yang biasa saya lakukan bila liburan di Sukabumi. Menghirup udara segar, memperhatikan perkembangan lingkungan dan masyarakat sekitar, merupakan hal yang teramat menarik bagi saya. Rasanya akan sangat menyesal bila minggu pagi hanya saya lewatkan di rumah saja. Seusai jalan kaki pagi, biasanya saya nongkrong di tempat penjual... Continue Reading →

Hujan, Cobaan dan Kebahagiaan

Minggu sore ini hujan deras mengguyur kota Sukabumi. Memang dari tadi siang udara mendung telah menyelimuti, tapi tak disangka juga kalau hujan akan demikian deras di sore hari. Betapa nyamannya kalau waktu hujan turun kita sedang berada di rumah. Bisa melanjutkan bersantai sambil menikmati alunan musik atau menikmati secangkir teh panas. Ataupun kalau sedang dalam... Continue Reading →

Terima Kasih, Kang…

Sabtu pagi datang juga. Saat saya diberi keleluasaan untuk menikmati segenap keindahan dan kesyahduannya. Saat yang memang selalu saya khususkan untuk diisi dengan kegiatan jalan kaki menyusuri jalan-jalan kota Sukabumi. Menghirup udara segarnya sambil melihat-lihat ada perubahan apakah gerangan disana. Udara sejuk pagi ini, lalu-lintas kendaraan yang belum begitu ramai, beberapa ruas jalan yang tetap... Continue Reading →

Siapa Bilang Kami Rakyat Pemalas

Hari ini warna tanggal merah menyala. Hari libur. Boleh bertanya, mungkin. Sebenarnya libur ini untuk siapa? Siapa yang berhak mendapat keistimewaan menikmati kemewahan santai di hari ini? Siapa yang memang harus tetap berjaga dan bertugas menjalankan roda kehidupan yang sebenarnya tidak mengenal kata libur ini? Sepagi ini, belum jam 7 pagi, Ciawi masih sangat sejuk.... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑