Ada yang menimbulkan perasaan haru dan menyedihkan saat kemarin Kamis, 6 Juni 2019, dalam perjalanan mengunjungi saudara di daerah pekidulan Sukabumi, Purabaya.

Perjalanan dari Sukabumi ke Purabaya melewati kawasan Kampung Gunung Batu yang beberapa waktu lalu terkena bencana pergerakan tanah.

Seperti diberitakan, telah terjadi bencana pergerakan tanah pada Selasa, 23 April 2019, sekitar pukul 13.00 WIB. Warga disana mengaku merasakan getaran-getaran di lokasi. Sejumlah tanah dan dinding rumah warga juga retak-retak, begitu pun ruas jalan.

Pergerakan tanah terjadi di Kampung Gunung Batu, RT 1 RW 22, dan RT 3 RW 9, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak hanya membuat warga mengungsi. Ratusan rumah terdampak peristiwa tersebut.

“Informasi yang diberikan dari pihak desa, ada 109 rumah yang terdampak dengan kategori kerusakan berat sebanyak 12 unit, 57 rumah rusak sedang dan 40 lainnya terancam,” kata Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna.

Demikian informasi yang saya perolah dari detikcom.

Saat melewati kawasan Kampung Gunung Batu, jalan dikondisikan dengan cara buku-tutup satu arah.

“Hati-hati. 100 meter lokasi pergerakan tanah Kp. Gunung Batu”

Demikian tertulis peringatannya…

Buka tutup jalan di sekitar Kampung Gunung Batu

Melihat kondisi rumah-rumah yang hancur di sisi kiri kanan jalan, sungguh mengharu biru.

Bayangkan penduduk disana. Mereka melewati bulan Ramadhan sampai Lebaran dengan tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Begini foto kondisi sebagian rumah-rumah yang hancur.

Ya…

Tidak semua berbahagia di Lebaran, seperti mereka yang tinggal di Kampung Gunung Batu ini.

Semoga saudara-saudara kita yang tertimpa bencana pergerakan tanah ini tetap kuat dan sabar dalam menghadapi musibah.

Sukabumi, 8 Juni 2019

Iklan