Sebenarnya sudah agak lama juga lintasan Kereta Api Sukabumi – Cianjur dihidupkan kembali, demikian lama juga telah timbul keinginan dalam diri saya untuk mencoba berkereta api ke Cianjur. Namun keinginan tetaplah hanya keingingan yang belum terwujudkan karena selalu terbentur dengan berbagai alasan klise. Karena ini, karena itu. Sungguh menyebalkan.

Keinginan mencoba berkereta api ke Cianjur itu akhirnya terlaksana juga pada hari Senin minggu lalu. Memang itu hari yang aneh untuk urusan jalan-jalan, tapi biarlah. Seperti kata judul sebuah lagu, It’s Now or Never, kalau tidak sekarang, kapan lagi?

***

Saking ngebetnya berkereta api ke Cianjur, saya memutuskan untuk berangkat pagi saja dari Sukabumi. Agak tergesa-gesa juga berangkat dari rumah menuju Stasiun Sukabumi karena saya mengejar jam keberangkatan pertama yaitu jam 05.45 pagi.

Untuk urusan tiket, kereta api lintasan Sukabumi – Cianjur, yang bernama Kereta Api Siliwangi, saat ini tidak tersedia layanan pembelian tiket secara on-line. Tiket dibeli langsung pada loket yang tersedia di stasiun. Saya mendengar kabar juga selain tiket bernomor tempat duduk, juga tersedia apa yang diistilahkan sebagai tiket berdiri. Konon tiket berdiri ini banyak terjual di hari libur ataupun di akhir pekan.

Sempat kaget juga ketika di loket tertulis harga tiket Sukabumi – Cianjur hanya Rp 3000,- saja. Koq bisa murah begini ya? Apa ini masih dalam masa perkenalan atau masa promosi atau bagaimana?

Dan seperti yang saya duga sebelumnya, kereta api arah ke Cianjur ini sepi sekali pada Senin pagi ini. Hal yang terlihat jelas dari tempat duduk yang sebagian besar kosong. Sangat kontras sekali bila memperhatikan keadaan gerbong Kereta Api Pangrango tujuan ke Bogor.

90 Menit Perjalanan, Apa Saja yang Bisa Dinikmati?

Lintasan kereta api Sukabumi – Cianjur kurang lebih berjarak 38,5 km. Jarak ini ditempuh selama 90 menit dengan berhenti di beberapa stasiun, mulai dari stasiun SukabumiGandasoliCireunghasLampeganCibeberCilaku dan berakhir di stasiun Cianjur.

jalan-kereta-api-membelah-perkampungan

Selama 90 menit perjalanan, lepaskan pandangan mata keluar jendela, nikmati keindahan yang disajikan oleh alam. Pemandangan yang dominan dengan pegunungan dan persawahan yang menghijau terhampar diluar sana. Benar-benar pemandangan cantik semata yang disaksikan.

Beberapa sudut keindahan alam yang saya pandang dari balik jendela kereta api, seperti ini…

persawahan-yang-terhampar

saung-ditengah-persawahan

Selepas stasiun Cireunghas, menjelang stasiun Lampegan, bersiaplah karena kereta akan melewati terowongan.

terowongan-lampegan
Terowongan Lampegan (sumber: pikiran-rakyat.com)

Terowongan yang dikenal dengan nama Terowongan Lampegan ini panjangnya 687 m, pertama kali dibangun pada periode tahun 1879 – 1882. Saat beberapa menit kereta berada dalam terowongan, yang terlihat diluar jendela hanyalah hitam pekat dinding terowongan.

Pukul 07.15 sampailah kereta api di stasiun Cianjur, saatnya saya bergegas turun.

Suasana Stasiun Cianjur

Terus terang ini baru untuk pertama kali saya menginjakan kaki di Stasiun Cianjur. Stasiun yang kecil yang cukup terawat dengan baik dan seperti meninggalkan kesan unik dan klasik ketika saya memperhatikan bangunannya yang dominan dengan warna abu-abu.

stasiun-cianjur-feat-image

Saat siang ketika saya akan pulang ke Sukabumi, saya memperhatikan cukup ramai keadaan di Stasiun Cianjur ini. Sepertinya memang kereta api telah menjadi alat transportasi andalan bagi masyarakat yang akan bepergian menuju ke arah Sukabumi.

***

Kereta Api Sukabumi – Cianjur selain merupakan alat transportasi bagi penduduk lokal, juga dapat menjadi sarana wisata untuk menikmati keindahan pemandangan alam yang tampak berlarian di luar jendela. Selama 90 menit perjalanan, keindahan alam ini menjadi sajian utama.

Menurut penilaian saya, Kereta Api Sukabumi – Cianjur telah memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dalam hal transportasi. Kenyamanan dan ongkos yang murah memberikan nilai lebih sehingga kereta api menjadi alternatif transportasi selain angkutan umum lainnya.

Bagi saya hanya tertinggal satu pertanyaan saja, kapan kiranya lintasan Kereta Api Sukabumi – Cianjur ini tidak hanya berhenti di Cianjur namun juga langsung menuju ke Bandung?

Semoga lintasan Kereta Api Sukabumi – Bandung akan segera terwujud dalam waktu dekat.

Sukabumi, 24 Januari 2017

Catatan

  • Artikel ini juga dipublish di kanal citizen6, liputan6(dot)com. Dapat dilihat pada tautan ini.
  • Artikel ini juga dipublish di viva log, viva(dot)co(dot)id. Dapat dilihat pada tautan ini.
Iklan