Masjid Agung Kota Sukabumi Saat Ini

Tulisan ini hanya ingin memperkenalkan kepada khalayak pembaca dan sahabat blogger, utamanya yang tidak bertempat tinggal di Sukabumi dan sekitarnya, mengenai sosok Masjid Agung Kota Sukabumi saat ini. Masjid yang telah mengalami pemugaran besar-besaran dan telah diresmikan penggunaannya pada tanggal 12 Mei 2013 oleh Walikota Sukabumi dan Gubernur Jawa Barat.

Saya katakan pemugaran besar-besaran karena memang kini tidak ditemukan jejak masa lalu pada masjid tersebut. Seperti halnya kenangan masa lalu saya mengenai keindahan masjid ini di tahun 70-an, 80-an dan 90-an telah sirna seiring dengan berubah totalnya bentuk bangunan masjid ini.

Tiada maksud merengek-rengek dengan kenangan lama, namun berlapang dada dengan kenyataan yang kini ditemukan, inilah sosok Masjid Agung Kota Sukabumi saat ini…

***

Sering saya mengamati Masjid Agung ini saat pembangunannya, terutama saat saya jalan kaki pagi di akhir pekan. Beberapa foto pernah saya ambil dan beberapa foto masih tersimpan dalam hard disk.

Diantaranya, ini foto yang saya ambil pada tanggal 31 Maret 2013, saat pembangunan masjid ini masih berlangsung dan foto yang saya ambil tanggal 8 Juni 2013, saat masjid tersebut sudah diresmikan penggunaannya, namun pembangunan menaranya belum seluruhnya rampung.

Foto lainnya saat pembangunan masjid ini, yang saya ambil sekitar bulan November 2012, dapat dilihat pada posting berjudul Mengenang Kesyahduan Sukabumi Tempo Doeloe.

Seperti saya tuliskan diatas, Masjid Agung ini telah diresmikan penggunaannya pada tanggal 12 Mei 2013. Peresmian ini ditandatangani oleh Walikota Sukabumi saat itu dan juga oleh Gubernur Jawa Barat. Prasasti peresmian ini dapat dilihat dibagian depan masjid, seperti pada foto berikut,

Prasasti peresmian Masjid Agung Sukabumi, 12 Mei 2013

Prasasti peresmian Masjid Agung Sukabumi, 12 Mei 2013.

Dari Alun-alun, kita bisa menatap bagian depan Masjid Agung Sukabumi dengan lengkap. Akan terlihat empat menara yang tegak menjulang, dengan bagian tengah menara yang berwarna kuning keemasan, di setiap sudut masjid. Kita dapat memperhatikan juga dua kubah pada masjid ini. Satu kubah berada dibagian tengah bangunan masjid dan satu kubah lagi yang dibangun diatas bidang yang menjulur yang berada di depan masjid. Kedua kubah  ini juga dominan dengan warna kuning keemasan.

Masjid Agung Sukabumi ditatap dari Alun-alun.

Masjid Agung Sukabumi ditatap dari Alun-alun.

Dari Alun-alun inipun kita bisa menatap menara dari balik pepohonan yang tumbuh disana sekaligus menatap Gereja Sidang Kristus yang berada diseberang masjid. Sungguh ini menyiratkan simbol kerukunan umat beragama yang hidup berdampingan dalam satu belahan bumi yang sama.

Sedangkan dari jalan raya dari arah utara kita dapat menatap bagian samping masjid ini lengkap dengan empat menara dan satu kubah. Sayang banyak kabel-kabel yang berada dibagian atas jalan, hal yang tak dapat dihindari, sehingga sedikit mengganggu keindahan memandang masjid ini. Kita harus agak mendekat bila ingin memperhatikan megahnya menara yang menjulang di sudut-sudut masjid.

Baiklah kita lebih mendekati masjid ini. Kita menuju sisi kanan, melihat bangunan yang berada di depan masjid yang menjulur kedepan. Diatas bangunan ini terdapat kubah yang dominan berwarna kuning keemasan. Bangunan yang menjulur kedepan ini merupakan bangunan terbuka dengan pagar logam. Dari sisi kanan inipun kita dapat melihat kubah utama yang berada diatas bangunan masjid.

Pandangan dari sisi kiri masjid hampir mirip dengan apa yang dapat kita perhatikan dari sisi kanan. Perbedaan disini hanyalah dengan dominannya tangga tembok yang lebar, tangga untuk memasuki masjid dari gerbang sebelah kanan.

Untuk memasuki masjid ini melalui gerbang depan kita disambut oleh dua pintu lebar disebelah kiri dan kanan. Diantara kedua pintu ini terdapat maket masjid dalam ruangan berkaca. Sayang saya tidak sempat memotret maket ini. Sedangkan disisi masjid ini tersedia juga ruang untuk menampung jamaah seandai masjid telah penuh, atau memang pilihan jamaah sendiri untuk shalat disisi ini.

Setelah melewati pintu masuk, kita dapat melihat ruang dalam yang lapang. Karpet berwarna merah dominan ditebar diruang utama ini. Tiang-tiang yang tegak berwarna kuning menopang bangunan masjid ini. Diujung bagian depan terdapat mihrab dengan diatasnya terdapat kaligrafi As-Syahadah yang tertulis dalam bidang setengah lingkaran.

Ruang dalam Masjid Agung Sukabumi.

Ruang dalam Masjid Agung Sukabumi.

Masjid ini terdiri dari dua lantai. Lantai kedua ini dominan ditutupi dengan sajadah berwarna hijau. Dari lantai dua ini kita bisa memperhatikan keseluruhan bangunan masjid, baik lantai bawah yang dominan berkarpet merah maupun bagian atasnya yang dihias dengan hiasan lampu gantung yang besar. Bagi saya, keindahan keseluruhan ruang masjid justru dapat kita nikmati dan rasakan bila berada di lantai dua masjid ini.

***

Saya tidak mengatakan bahwa Masjid Agung Kota Sukabumi saat ini tidak seindah bentuk dan tata ruang masjid terdahulu, yang hingga kini masih lekat dalam ingatan dan kenangan masa kecil saya. Saya merenung sejenak, mungkin ada masa untuk menyimpan kenangan indah masa kecil itu dalam-dalam dan menggantikannya dengan keindahan baru yang disuguhkan oleh sosok Masjid Agung Kota Sukabumi saat ini.

Mungkin. Semoga demikianlah adanya…

Sukabumi, 5 November 2014

Iklan