Pesona Mobil Kuno

Barang-barang lama, kuno atau vintage yang tetap dirawat dengan baik dan telaten, tetap mempunyai daya pesona untuk diperhatikan dan dinikmati dengan seksama. Sebagian karena barang-barang tersebut mempunyai nilai historis yang tak ternilai atau bahkan mungkin memiliki daya magis. Bisa saja demikian.

Hal serupa terjadi pula pada mobil. Mobil-mobil kuno yang dirawat dengan baik, tentunya dirawat dengan telaten dan penuh cinta, tetap mempesona untuk dinikmati. Dinikmati oleh siapapun, bahkan bagi orang yang tidak faham dan tidak mempunyai pengetahuan mengenai seluk-beluk dunia permobilan seperti saya ini.

***

Rabu malam lalu, 19 Juni 2013, saya berkesempatan mengunjungi kediaman Bapak Hartawan Setjodiningrat di bilangan Cipete, Jakarta Selatan. Mengenal baik Pak Hauwke, demikian panggilan akrab beliau, sejak tahun 2000, sejak saya bergabung dengan perusahaan yang beliau pimpin. Selain pemimpin perusahaan, beliau juga kolektor mobil kuno. Kini beliau tetap aktif sebagai salah satu penasehat pada organisasi PPMKI, Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia. Demikian informasi yang saya peroleh dari situs PPMKI di link ini.

Baiklah, saya akan mengajak sahabat blogger untuk menikmati koleksi mobil kuno yang dimiliki Pak Hauwke di HAG, Hauwke’s Auto Gallery, demikian tempat ini beliau beri nama.

Memasuki halaman kediaman beliau, saya dicengangkan oleh deretan mobil kuno yang berjajar di sisi sebelah kiri.  Mobil-mobil kuno yang mengkilat cat-nya dan dalam kondisi prima juga layak jalan. Sebagian sempat saya abadikan, berikut ini. Klik foto untuk memperbesar tampilan.

Mobil-mobil kuno sebagian disimpan di dalam bangunan berlantai dua. Dilantai dasar, mobil-mobil ini diparkir dengan teratur. Lagi saya terpesona tidak hanya dengan kecantikan mobil-mobil ini, tapi juga dengan mengkilat dan tanpa debunya permukaan mobilnya. Hal yang menandakan betapa serius dan telatennya mobil-mobil ini dirawat.

Dari lantai dua mata saya dipuaskan dengan pandangan yang meliputi seluruh mobil yang ada dilantai dasar tersebut. Perhatikan foto-foto berikut, semoga ini lebih bercerita dibandingkan dengan deskripsi yang saya tuliskan di paragraf ini. Klik foto untuk memperbesar tampilan.

Koleksi mobil lainnya berjajar di sisi sebelah kanan. Dinding belakang sisi ini berbentuk jendela pesawat terbang. Sungguh serasi penempatan mobil-mobil kuno dengan dilatar-belakangi dinding jendela pesawat terbang. Inilah foto-fotonya. Klik foto untuk memperbesar tampilan.

Menurut situs resminya, Hauwke’s Auto Gallery menyimpan tidak kurang dari 50-an mobil kuno. Mobil-mobil kuno ini diproduksi dalam rentang waktu antara tahun 1908 sampai dengan 1960-an. Bila sahabat blogger ingin lebih jauh mengenal HAG, sila kunjungi situsnya di link ini.

***

Suntingan kepustakaan…

Informasi berharga mengenai mobil kuno juga saya peroleh dari buku yang diterbitkan dalam rangka menyambut 25 tahun PPMKI. Buku ini berjudul  Jejak Roda Petualang yang disusun oleh Em Samudra dan Uslik Kristinilia, diterbitkan oleh PPMKI, Mei 2005.

Buku ini menggambarkan dengan baik mulai dari Sejarah Mobil di Indonesia, Mobil Eks Bung Karno, Sejarah PPMKI sampai dengan komunitas-komunitas penggemar mobil kuno yang ada di tanah air.

Beberapa foto yang saya ambil dari buku Jejak Roda Petualang saya tampilkan dibawah ini. Klik foto untuk memperbesar tampilan.

***

Waktu berlalu, zaman berganti. Sebagian masa lalu dapat kita telusuri melalui catatan-catatan historis, sebagian dari benda-benda peninggalannya. Mobil adalah salah satunya. Tak salah bila dikatakan mobil kuno merupakan salah satu simbol zaman yang mewakili keberhasilan di masa lalu dan juga bahkan merupakan saksi sejarah. Teramat sayang bila diabaikan begitu saja.

Bekasi, 23 Juni 2013

Sebagai catatan, bila hanya ingin menikmati foto-foto mobil kuno dalam posting ini namun tanpa naskah, sila di klik Galeri Foto dan pilih halaman Hauwke’s Auti Gallery. Atau klik link ini. Terima kasih.

Catatan
Posting ini telah di publish di VIVAlog-VIVAnews disini. Terima kasih.

24 pemikiran pada “Pesona Mobil Kuno

    • Demikian memang yg saya rasakan juga. Kenangan masa lalu tetap melekat dalam mobil lama ini. Demikian juga dengan masa lalu yg penuh sejarah masih melekat di sebagian mobil-mobil ini.
      Salam,

  1. Mungkin komentar saya tidak berhubungan dgn mobil kuno nya,tapi dengar kata vintage. Saat ini vintage pashion sedang kembali trend,suatu ketika saya jalan ke pusat perbelanjaan,ingin mencari2 baju yg kira2 cocok untuk anak sy yang beranjak remaja(13 tahun).tapi setelah putar2 acak corak,yg saya temui adalah model2 baju vintage,saya serasa berjalan2 di waktu dulu dimana belum pernah sy alami sebelumnya/mungkin di masa ibu saya remaja.modelnya jadul banget,warna2 yg sedikit belel,bahannya pun tidak istimewa,tapi harganya lumayan bersaing he he..

    • Serasa berjalan di waktu dulu ya mba? Ah tapi iya, barang2 dg nuansa vintage tapi harganya gak bisa dibilang murah, namun bersaing dg barang2 model baru…
      Salam,

    • Memang lebih nikmat bila langsung menatapnya. Bila berminat, bisa di hubungi alamat yg ada dalam situs resminya tersebut.
      Tempat tersebut lebih ke tempat probadi, namun tidak tertutup untuk dikunjungi dengan konfirmasi terlebih dahulu.
      Salam,

  2. Keren banget… mobil-mobil kunonya, itu nilainya bisa milyaran kalo jatuh di kolektor yg tepat.
    Dulu waktu di Jakarta saya juga pernah menghadirinya, Alhamdulillah bisa melihat langsung jejak-jejak kendaraan peninggalannya Bung Karno..

    • Iya mba seperti mainan, apalagi kalo dilihat langsung dari lantai dua itu.
      Perawatan yg telaten dan penuh cinta memang memegang peranan penting dlm mwnjaga mobil-mobi; ini agar tetap baik.
      Salam,

  3. Suka dengan tulisannya, suka dg foto2 koleksi mobil2nya , pengambilan dari angle yg bagus bisa menghasilkan foto yg bagus dan menarik…..

    • Terimakasih banyak…
      Ah tulisan saya hanya sederhana saja. Motretpun hanya jepret saja. Hanya satu hal saja, saya melakukannya dg “hati”…
      Terimakasih komentar dan kunjungannya.
      Salam,

    • Betul mba, seperti pameran. Mobil2 kuno itu terawat dan rata-rata layak jalan. Jadi infonya setiap pagi satu-persatu mesin mobil itu dinyalakan….
      Salam,

  4. Waah saya suka banget sama yang vintage2 gini. Mesinnya juga pasti masih lebih ringkes. Maksudnya bukan terbawa arus masa kini yang kayaknya pro banget sama vintage. Cuman rasanya hidup di masa lalu ga seribet sekarang Mas hehee *curhat colongan. Salam kenal Mas🙂

  5. saya termasuk orang yang sangat suka dengan yang berbau vintage. mungkin faktor lingkungan dari kecil sampai saat ini. ayah dan ibu saya suka mengumpulkan barang” antik. mulai dari perabotan rumah tangga sampai kendaraan bermotor. saya ingat saat masih sekolah di taman kanak kanak, setiap minggu sore suka di ajak pergi ke daerah senen. tepatnya jalan kalibaru. jln tsb lebih dikenal daerah poncol. sampai saat ini pun sesekali saya masih suka kesana, dengan harapan menemukan barang barang jadul…hehehe..

    • Wah ternyata mas Putra ini penyuka vintage juga.
      Kapan-kapan boleh ya saya foto koleksi vintage-nya. Baiknya sayah share juga di blog ini…
      Salam,

Sila tinggalkan komentar sahabat disini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s