Masalah dengan Celana Panjang Anda? Ke Mas Boy Saja…

Terkadang suka kesal kalau beli pakaian jadi khususnya celana panjang. Susah menemukan yang benar-benar pas. Selalu saja ada kurangnya. Mungkin yang masalah bukan ukuran celananya, tapi badan saya sendiri yang sudah tidak beraturan bentuknya. Setidaknya itu yang saya pikirkan belakangan hari ini…

Ada dua masalah yang ditemukan kalau membeli celana jadi. Satu, masalah ukuran lingkar pinggang. Yang benar-benar pas di pinggang saya boleh dibilang tidak ada. Jadi seringnya beli agak longgar. Atau kalaupun tidak ketemu, pasti yang diambil yang lebih satu nomor dari ukuran biasanya. Kedua, ini yang selalu pasti, panjang celananya. Selalu kepanjangan celana yang saya beli.

Sebenarnya ada solusi sederhana, ya jangan beli celana jadi, beli saja bahannya. Pergilah ke tukang jahit. Ukur. Tunggu barang seminggu. Jadi. Pas sesuai selera. Gampang saja kan?

Nah, yang gampang itu yang malas saya lakukan. Lebih simple beli celana jadi sesuai selera. Masalah ukurannya bagaimana? Tenang, ada mas Boy yang siap bantu merombaknya…

Mas Boy ini, atau siapa nama sebenarnya, mangkal di depan Gang Subur, pinggir jalan raya Bantar Gebang. Ia tukang jahit yang konon sudah mangkal di kios kontrakannya itu selama 15 tahun. Tempat jahitnya ia beri nama keren, Boy Texas Jeans. Dahsyat banget.

Entah dapat wangsit darimana sehingga ada nama Texas pada nama tempat jahitnya itu. Sungguh ia bukan orang Texas tapi asli orang Banyumas, tepatnya dari Purwokerto. Menurut pengakuannya, mas Boy pernah kerja dipabrik garment di sekitar Tangerang selama 3 tahun. Merasa bosan dan jenuh dengan suasana di pabrik, akhirnya dengan segenap tekad ia membuka tempat jahitnya sendiri.

Perjalanan 15 tahun cukuplah panjang. Kini mas Boy memiliki dua mesin jahit. Mesin jahit yang satu untuk menjahit kasar. Mesin jahit ini untuk menjahit bahan yang tebal dan kasar seperti jeans. Mesin jahit kedua untuk menjahit halus. Ini digunakan untuk menjahit bahan-bahan lembut seperti bahan celana panjang sejenis tetoron. Berdua bersama teman satu daerahnya,ย  mas Boy setia menanti dan melayani pelanggan di kios jahitnya ini.

Mas Boy yang cepat akrab, penuh tawa dan humoris ini, telah berkeluarga dan beranak tiga. Yang paling besar sudah duduk dibangku kelas 3 SMP, yang paling kecil baru berusia 2 tahunan. Istri dan anak-anaknya ditinggalkannya di kampung halaman. Dua bulan batas ketahanan kerinduan mas Boy terhadap keluarganya. Dua bulan sudah cukup juga tabungan dari helai demi helai celana yang dijahit dan dirombaknya. Dua bulan pula jadwal mas Boy pulang kekampung halaman.

Punya celana panjang yang kebesaran atau kepanjangan? Datang saja ke Boy Texas Jeans. Mas Boy akan telaten mendengarkan setiap keluhan tentang celana panjang anda. Dengan ongkos yang tidak mahal, mas Boy akan merombak dan membuat pas celana yang anda pakai….

Bekasi, 16 Januari 2013

23 pemikiran pada “Masalah dengan Celana Panjang Anda? Ke Mas Boy Saja…

  1. Ketawa dulu aaahhh baca eta fafan yg ada Vermaks nyaah..
    kayanya yang betul mah PERMAK deh…๐Ÿ˜€

    Urang Sunda mah kitu tah, sok tibaralik ngangge P,V sareng F teh…:D
    *gumujeng deui aaahhh*

    Upami abdi mah, paling males mendekkin celana Jeans / celana panjang teh…ongosnya muahaal…piraku 1 celana jeans 8 euro..iihhh mendingan motong sendiri atau pas pulang ka Bandung .

    • Hehehe, janten emut, geuning kieu: Siapa bilang orang sunda gak bisa nyebut ef? PITNAH…

      Geuning aya oge tempat motong lancingan didinya? Kinten 8 euro teh sabararaha rupiah nya?

      Mangga atuh pulang sejenak ke Bandung. Urang ngaborong jeans di Cihampelas….

      Salam,

      • KInten-kinten 90 rebu kang… kadang upami nuju sales pan lancingan jeans anu sanes bermerk mah 12 euro-an, aahhh meni teu saimbang *alim rugel*๐Ÿ˜€

        Aya anu sok ngalereskeun acuk atanapi lancingan didieu oge, mung kitu tah awis๐Ÿ˜ฆ

        Muhun insyaAllah upami ka Bandung, bade mondok2keun anu tiasa dipondokkeun hehehe

        • Duh, geuning awis kitu. Sakitu mah cekap kanggo hiji lancingan jeans sadidinten kanggo abdi nguli. Da abdi mah nguli teh nganggo lancingan jeans, pas kanggo di pabrik mah.

          Sumuhun, upami ka Bandung, mangga atuh di antos di rorompok abdi di Sukabumi. Urang niis di Selabintana, uih na urang moro mochi di Gg Kaswari…

          Salam,

    • Mahal banget ya mba, sama seperti yang teh Nengwie bilang pd komentarnya diatas. Oh iya mba sama teh Nengwie ini sama-sama tinggal di Jerman ya rupanya?

      Kalau mahal begitu, mending beli celana jeans yg baru saja ya mba…

      Salam,

  2. wah, menarik sekali Pak. Sudah lama saya tidak menjahit pakaian di tukang jahit. Sekarang ni, di umur menjelang 40, ukuran celana saya juga minta ditambah. Jadi berpikir ke tukang jahit lagi, biar mendapatkan ukuran yang pas.

    salam.

  3. Ping balik: Makan Malam di Galeri Seni | Sisi Hidupku

Sila tinggalkan komentar sahabat disini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s