Dahulu…

Dahulu sekali kita pernah memiliki saat yang sama. Saat yang rasanya hanya sekelebatan saja. Saat yang indah, terindah mungkin. Saat dimana kadang kita meronta ingin sejenak kembali ke saat itu.

Dahulu sekali kita pernah memiliki saat yang sama. Saat tiada kepura-puraan. Saat kita bisa lepas bercakap tanpa muatan pamrih. Saat ketulusan demikian berjalan dalam hidup.

Dahulu sekali kita pernah memiliki saat yang sama. Saat hidup ini hanya bermain semata. Saat bisa berteman dengan siapa kita suka. Saat berteman tanpa memandang asal golongan. Saat berteman adalah berteman.

Dahulu sekali kita pernah memiliki saat yang sama. Maukah kembali ke masa itu?

Tapi tiadalah kita mampu. Hanya sekedar dalam angan.

Marilah, walau hanya sekedar dalam angan, kembali kita mengenang saat terindah itu, masa kecil kita.

Dahulu…

Bekasi, 18 Desember 2012

Iklan

18 komentar

  1. Dahulu.adalah masa lalu yang memiliki jarak yang sangat jauh yang gak akan pernah mungkin kita untuk mencapainya, namun kita bisa menyimpannya. Sebagai kenangan yang terindah dalam hidup kita
    Nice posting….

    1. Demikianlah. Dahulu kadang seperti kemarin, padahal sudah jauh berlalu.
      Makasih atas kunjungan dan komen nya.
      Salam,

  2. Kemarin dan tadi merupakan suatu masa lalu bagi setiap yang hidup. Dan masa lalu merupakan soko guru kehidupan bagi setiap insan untuk dapat etrus belajar dalam mengambil manfaatnya.

    Sukses selalu
    Salam Wisata,

    1. Indah sekali kata-katanya Kang. Semoga demikianlah adanya.
      Salam,

  3. Horeee….. begitu kita bisa “kembali ke anak anak” maka tidak ada batas lagi antar sesama, tidak ada lagi jurang pemisah si kaya dan simiskin, dan kita bisa berfikir out of the box

    1. Inginnya kembali kemasa itu. Dan berfikir out the box itu yg dahsyat. Setelah dewasa kita berfikir namun terjebak “box”…
      Salam,

      1. Betul kotak kotak sempit yang tak pernah membesar.

  4. Dahulu…. emang manis, tapi saya nggak pernah pengen untuk benar-benar kembali. Masa kecil emang manis banget, tapi jadi anak kecil itu terlalu naif dan polos, juga terlalu banyak larangan dan keterbatasan… Mendingan jadi seumur sekarang aja deh. Saya mentok-mentok pengen balik ke umur 13, gak mau lebih muda lagi 😀 masa manis penuh permainan itu cukup jadi sejarah aja ^^

    1. Betul juga, walau bagaimana inginnya, tetap kita hidup dalam kekinian. Sekarang. Hanya angan saja yg entah bagaimana melayang ke masa kecil saat melihat foto-foto diatas.
      Salam,

      1. Masa kecil emang paling manis sih… soalnya di masa itu kita belum tau seberapa kerasnya hidup dan seberapa berbahayanya dunia.

        1. Abadilah masa kecil, walau hanya sebatas kenangan…
          Salam,

  5. dahulu semua indah….

    1. Rasanya itu syair lagu The Groove ya? Dahulu semua indah…
      Salam,

      1. iya pak betul sekali hehehe

  6. dewasa kita sekarang bisa ada karena masa kecil kita dahulu…coba kalo tiba2 ngebrojol udah gede hehe serem juga yak 🙂

    1. Ah iya mba, betul juga ya…hehehe
      Salam,

  7. jatidiri · · Balas

    Andai waktu bisa berputar. Tak akan pernah ada semua kekonyolan yang seringkali memalukan saat kita merenung. Meski tidak semua masa kecil indah. Tapi disana ada kesucian yang belum terkontaminasi oleh apapun. Bravo Bro

    1. Jatidiri (mas atau mba ya?) Memang waktu tidak bisa diputar kembali, tapi biarlah kekonyolan itu pernah terjadi. Ambil hikmahnya saja agar tidak terulang lagi di esok hidup kita. Mungkin yang terbaik adalah mengisi hari ini dan esok dengan hal terbaik dan positif yg dapat kita lakukan…

Sila tinggalkan komentar sahabat disini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: