Siapa Engkau, Akang?

Tiba-tiba pertanyaan itu kembali menyeruak saat saya memandangi foto-foto perjalanan kemarin. Pertanyaan sama saat kemarin melihat pemandangan di depan mata.

Kejadian yang sebenarnya hanya berlangsung beberapa menit. Tapi entahlah, terkadang yang hanya sebentar itu suka merangsang pikiran untuk melayang kemana-kemana.

Kejadiannya sederhana saja. Saat di jalanan yang sempit, berkelok dan disertai turunan dan tanjakan, didepan saya lihat si akang ini. Ia mengendarai sepeda motor dengan lincahnya dengan kecepatan yang lumayan tinggi. Kalau bersepeda motor sendirian atau boncengan mungkin itu sudah biasa. Tapi ini lain. Motor akang dimuati semacam kotak. Kotak tersebut memenuhi kiri-kanan dan sebagian besar jok sepeda motornya.

Mungkin akang ini semacam pedagang keliling atau hanya petugas distribusi barang, mungkin. Saya tak tahu apa yang diperdagangkannya. Apakah obat-obatan seperti tertera pada tulisan dikotaknya tersebut. Atau barang dagangan lainnya?

Apapun yang akang perdagangkan, saya salut dengan usaha dia mencari nafkah. Sangat berat secara fisik kalau menurut ukuran saya.

Demikian sekelumit tentang hidup dan kehidupan. Selalu kita dituntut untuk terus berjuang demi mempertahankannya…

Bekasi, 16 Desember 2012

16 pemikiran pada “Siapa Engkau, Akang?

  1. Lebih banyak yang lebih mengharukan lagi. Misalnya, di tengah hutan ada orang yang mencari kayu bakar untuk menafkahi keluarganya. Berjalan kaki sambil menggendong kayu bakar sampai ke rumahnya..

    • Pasti. Semacam drama kehidupan. Saya mengabadikannya satu demi satu yang saya temukan di sepanjang perjalanan hidup saya. Saya siapkan rubrik khusus di blog ini sbg tanda salut saya kpd mereka, rubrik Yang Tegar.
      Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar.
      Salam,

  2. terkadang, kehidupan berbicara begitu nyata dengan tindakan, ya Om…
    dan kita bisa menyaksikan hikmahnya dari kenyataan mereka, untuk bersyukur..🙂

  3. Saya juga “salut” dg banyaknya motor bawa kotak besar gini, jalan dg kec tinggi, meliuk2 selap selip tanpa mikirkan bahayanya buat org lain…. mmg perjuangan hidup yg hebat… sekarang motor jd kendaraan serbaguna…. ada yg bawa besi coran, bawa kayu bangunan, bawa kotak dagangan, sampe bawa mesin cuci, lemari es, TV, akuarium, pintu, jendela,, kusen…. bahkan sepeda… jg ada tukang servis AC bawa tangga… hebat kan… semua bisa dibawa motor… gitu bodynya jd gede, mrk masih ngira tetap motor…. bisa selap selip… pernah mobil teman saya sampe bolong gara2 motor bawa besi cor noblos body mobilnya…. mobl saya pernah sampe patah antenanya krn motor bawa sepeda dg posisi dipangku silang… bahkan mbl saya baru2 ini juga ringsek krn motor yg bawa kotak dagangan gede selap selip, dg dudukan besi siku nopang kotaknya… ini yg bikin baret dan sampe penyok… krn selap selip… ruang yg gak cukup … tabiat bangsa ini suka maksa….. nyelip2 akhirnya org yg dirugikan… saya sering lihat delivery makanan atau brg dg kotak besar di boncengan tp kec-nya masya Allah… pernah saya lihat jg org bawa besi cor2an yg sdh dirangkai ukuran jadi sekita 2mx2m diikat di boncengan…. udah gitu napsu banget mau ngebut… buru2… lg macet tp gak sabaran…. mau nyelip kiri kanan… kontan kendaraan lain, mobil dan motor original, pada takut kesamber… bisa luka kena besi dan bahaya karatnya…. wah.. saya harap kita tempatkan “salut” kita pada tempat yg layak…. silahkan modif motor utk kepentingan dagang tp dg desain yg gak bahayakan org lain dan perilaku dijaga yg gak celakai dan rugikan org lain…..

Sila tinggalkan komentar sahabat disini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s