Sekedar Pengobat Rindu

Dalam hati setiap insan mestilah ada rasa rindu. Semacam rindu yang terpendam. Boleh jadi rindu pada kekasih yang jauh. Rindu pada keluarga yang ditinggal sementara di kampung halaman. Rindu pada sanak-saudara nun jauh disana. Rindu pada masa depan yang sudah dirancang dalam angan.

Rindu akhirnya masalah waktu. Dalam hati kita selalu berharap, semoga ada waktu yang tepat untuk menumpahkan rindu. Bila waktu itu tiba, inginnya kita sepuas-puasnya melepas kerinduan. Tapi selalu demikiankah kenyataannya ketika sang waktu berpihak kepada kita dan kita dipertemukan dengan yang dirindu?

Sering kita harus berdamai dengan diri sendiri, bahwa ketika pertemuan itu terjadi, itupun hanya sekilas saja. Kerinduan yang sudah demikian lama terpendam tidaklah terlepaskan dengan waktu yang panjang melainkan hanya sekejap. Kecewakah kita? Atau malah bersyukur?

Seperti saya yang begitu merindukan pelangi. Ya, pelangi. Rindu menatap keindahan warna-warninya. Entah berapa lama sudah saya memendam kerinduan ini.

Sore ini, ketika langit mulai gelap dan turun hujan gerimis, tiada disangka pelangi hadir disana. Walau hadir bagai segurat garis tipis, tetaplah indah. Menatap sepuasnya. Sungguh bahagia. Walau tidak begitu lama, karena segera tertutup oleh kian gelapnya langit.

Pelangi yang dirindu...

Pelangi yang dirindu…

Ingin mengabadikan keindahan pelangi itu. Sayang tidak ada kesiapan. Hanya memotretnya lewat kamera hp yang serba terbatas. Kurang memuaskan ketika hasilnya ditatap kembali.

Tetap indah walau hanya dalam gurat garis tipis...

Tetap indah walau hanya dalam gurat garis tipis…

Demikianlah, tiada kata puas dalam serba keterbatasan ini. Begitupun dengan kerinduan. Saat waktunya tiba, kita harus berlapang dada dengan keterbatasan yang membentengi pelepasan dahaga rindu kita…

Bekasi, 5 Desembar 2012

Posted from WordPress for BlackBerry.

11 pemikiran pada “Sekedar Pengobat Rindu

  1. jadi ingat lirik lagu salah satu band favorit saya “seperti pelangi setia menunggu hujan reda…”<–nyanyi hi hi
    yang dirindukan insya allah selalu suatu yang setia ya kang?
    salam,

      • Iya… Kalau lagi pada ngumpul suka nanggak keponakan buat nyanyiin lagu-lagu TK.. Lucu.. 😀

        Oh ya, sebentar lagi lagunya mus mujiono aku puter ya.. Lagi buat postingannya. Ditunggu ya Om…

        • Hehehe…suka nanggap keponakan juga rupanya. Terus klo keponakannya sudah nyanyi, kasih hadiah coklat deh…

          Wah, asik nih diputerin lagu kesukaan saya. Ini laptop saya lagi problem, mungkin belum bisa komen. Pake hape ini susah akses blog. Posting sama komen yg masih lumayan untuk di akses.
          Makasih banget ya Ra.
          Salam,

Sila tinggalkan komentar sahabat disini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s