Hari-hari belakangan ini mata kita dipaksa untuk terbiasa menatap poster, banner ataupun stiker yang terdapat foto berpasang-pasangan. Poster, banner atau stiker ini semacam iklan dari pasangan-pasangan yang mencalonkan diri untuk menjadi orang nomor satu dan orang nomor dua di wilayah tertentu. Hal yang biasa terjadi saat di suatu wilayah disibukkan dengan pilkada ataupun pilgub.

Sepertinya ada yang lagi nge-trend dalam penulisan kata-kata pada iklan ini. Mereka menciptakan singkatan-singkatan yang diambil dari beberapa huruf dari masing-masing nama mereka. Kemudian dirangkailah kalimat yang menjadi penarik khalayak untuk nantinya memilih mereka. Bunyi iklan dalam banner berfoto itu, misalnya, PAS untuk Bekasi. Kata PAS itu merupakan potongan huruf dari dua orang yang mencalonkan diri itu.

Baiklah, semua itu memang upaya pencitraan untuk masing-masing pasangan yang mencalonkan diri. Semacam rayuan untuk memikat khalayak banyak dan menggiring untuk memilihnya. Jadi tidak terlalu mengherankan ketika pagi ini di kaca jendela kontrakan saya telah terpasang stiker rayuan tersebut.

Stiker yang terpasang di kaca jendela...

Stiker yang terpasang di kaca jendela…

Sebetulnya yang penting untuk khalayak lebih dari itu. Tapi program kerja dan karya nyata. Harapan saya, mereka yang mencalonkan diri dapat menyampaikan program kerja apa yang akan dilaksanakan seandainya nanti terpilih, bagaimana langkah-langkah untuk mencapai sasaran program tersebut dan indikator-indikator apa yang dapat digunakan untuk mengukur kinerjanya.

Memang citra itu penting, tapi lebih penting lagi kinerja dari pasangan tersebut setelah terpilih nanti.

Bekasi, 26 November 2012

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan